• 4.jpg
  • 5.jpg
  • 9.jpg
  • 2.jpg
  • 7.jpg
  • 6.jpg
  • 8.jpg
  • 3.jpg
  • 1.jpg

 

 

Balai Produksi Induk Udang Unggul dan Kekerangan (BPIU2K) Karangasem, Bali pada awalnya (tahun 2008) merupakan Satker Pengembangan Kawasan Perikanan dan Kelautan Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya dibawah naungan Kementerian Kelautan dan Perikanan (sebelumnya Departemen Kelautan dan Perikanan) yang berlokasi di Desa Bugbug, Kec. Karangasem, Kab. Karangasem, Prov. Bali.

Pada Tahun 2009 Satker Pengembangan Kawasan Perikanan dan Kelautan ini berubah menjadi Broodstock Center Udang Vanname (BCUV) Karangasem, Bali sebagai Instalasi dibawah pengelolaan dan pengawasan Balai Budidaya Air Payau (BBAP) Situbondo, salah satu Unit Pelaksana Teknis (UPT) Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya yang berlokasi di Panarukan, Situbondo, Jawa Timur.

Tahun 2011 Broodstock Center Udang Vanname (BCUV) Karangasem, Bali bergabung dalam satu wadah bersama Instalasi Balai Budidaya Laut (BBL) Lombok yang berlokasi di Tigaron Karangasem, Bali yang khusus menangani kekerangan (Kerang Abalone & Tiram Mutiara), dan berdasarkan Surat Keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan No.KEP.28/MEN/2010 tanggal 9 Desember 2010 berdiri sendiri menjadi Balai Produksi Induk Udang Unggul dan Kekerangan (BPIU2K) Karangasem, Bali sebagai salah satu Unit Pelaksana Teknis Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya dibawah naungan Kementerian Kelautan dan Perikanan dengan tugas pokok melaksanakan produksi induk udang unggul dan kekerangan dengan wilayah kerja meliputi seluruh wilayah Indonesia.

Peresmian Balai Produksi Induk Udang Unggul dan Kekerangan (BPIU2K) Karangasem, Bali dilaksanakan oleh Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono didampingi Ibu Negara, Menteri Kelautan dan Perikanan, Gubernur Bali, Bupati Karangasem dan para undangan dari berbagai instansi.

© Data dan Informasi 2017

Please publish modules in offcanvas position.